JFF 2026 Gak Cuma Seru, Tapi Juga Penuh Ilmu dan Misi Sosial
YOGYAKARTA - Jogja Financial Festival (JFF) 2026 resmi menutup seluruh rangkaian acaranya pada Minggu (25/5/2026). Festival literasi dan inklusi keuangan ini ditutup lewat ajang Jogja Run D-City (JRDC) 2026 yang digelar di kawasan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selama empat hari, mulai 22 Mei 2026, JFF 2026 yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, sukses menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan. Anak muda, mahasiswa, pelajar, komunitas, sampai pelaku UMKM ikut meramaikan festival yang memang dibuat biar edukasi keuangan terasa lebih santai dan dekat.
Konsepnya jelas beda dari acara formal yang kaku. JFF 2026 menggabungkan forum literasi, pameran industri, hiburan, pengembangan karier, sampai aktivitas komunitas dalam satu rangkaian. Jadi bukan cuma datang, duduk, lalu pulang, tapi pengunjung bisa belajar, ngobrol, cari peluang, dan sekalian enjoy suasana festival.
Sejak pembukaan pada Jumat (22/5/2026), antusiasme sudah terasa banget. Bahkan sebelum acara resmi dimulai, area JEC sudah dipenuhi pengunjung. Pembukaan festival juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, mulai dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, Chairul Tanjung, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, sampai Rektor UGM Ova Emilia.
Hari pertama diisi dengan sesi literasi keuangan, edukasi investasi, keamanan siber, dan pengelolaan finansial untuk generasi muda. Buat anak muda yang pengin lebih melek soal duit, investasi, dan cara ngatur keuangan, ini jelas jadi ruang yang pas.
Nggak cuma serius-seriusan, malam pembukaan juga dibuat hidup lewat penampilan Ari Lasso dan Happy Asmara. Panggung hiburan makin rame lagi dengan hadirnya program Lapor Pak! yang dibawakan Surya Insomnia dan Kiky Saputri. Jadi, vibe festivalnya memang balance antara belajar dan hiburan.
Masuk ke Sabtu (23/5/2026), agenda bergeser ke business talk, entrepreneur session, dan forum diskusi soal transformasi ekonomi digital, peluang bisnis, serta perkembangan industri keuangan nasional. Di sisi lain, area Career Corner juga dipadati mahasiswa dan pencari kerja muda yang mau cari info rekrutmen dan konsultasi karier dari perusahaan-perusahaan dalam ekosistem CT Corp.
Suasana malam makin pecah saat Juicy Luicy tampil, disusul program hiburan Silet Open Up yang bikin suasana festival tetap cair dan interaktif.
Pada Minggu (24/5/2026), pengunjung memanfaatkan hari terakhir di JEC untuk ikut sesi lanjutan, mampir ke area pameran, dan ngobrol langsung dengan tenant serta komunitas yang hadir. Malam penutupan JFF 2026 ditutup meriah lewat penampilan Ndarboy Genk.
Rangkaian penutup kemudian berlanjut ke Jogja Run D-City 2026 di GIK UGM. Event lari ini diikuti ribuan peserta lewat kategori 5K Fun Run dan 10K Race Run. Selain jadi penutup festival, JRDC 2026 juga punya misi sosial, yaitu donasi beasiswa untuk mahasiswa UGM.
Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyebut seluruh dana pendaftaran peserta disalurkan penuh untuk bantuan pendidikan tanpa potongan. Total dana yang terkumpul mencapai Rp805.105.804, lalu dilengkapi LPS hingga genap Rp1 miliar.
Donasi itu diserahkan kepada Rektor UGM Ova Emilia dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat. Dengan begitu, JFF 2026 resmi berakhir sebagai festival yang bukan cuma ramai dan seru, tapi juga punya dampak nyata lewat edukasi, olahraga, dan kontribusi sosial.

Posting Komentar