Gen Z Kini Jadi Generasi Terbesar Indonesia, Terus?

Daftar Isi

 

Generasi Z alias Gen Z resmi jadi kelompok penduduk terbesar di Indonesia. Data terbaru Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri per 18 Mei 2026 mencatat jumlah Gen Z di Indonesia sudah mencapai 75.250.862 jiwa.

Kalau dipersentasekan, jumlah itu setara sekitar 26 persen dari total penduduk Indonesia yang sekarang mencapai hampir 290 juta jiwa.

Artinya gampangnya, satu dari empat orang Indonesia sekarang adalah Gen Z.

Menariknya, posisi Gen Z sekarang bukan lagi cuma dianggap “generasi masa depan”. Soalnya mayoritas dari mereka udah masuk usia produktif, mulai dari sekolah, kuliah, kerja, bikin usaha, sampai jadi kreator konten dan penggerak tren digital.

Gen Z yang lahir di era internet juga dinilai punya pengaruh besar terhadap perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia.

Mulai dari cara komunikasi, budaya nongkrong, pola kerja, konsumsi hiburan, sampai cara orang cari informasi sekarang makin dipengaruhi generasi ini.

Media sosial jadi salah satu faktor terbesar. Tren sekarang banyak lahir bukan dari televisi atau media besar, tapi justru dari TikTok, Instagram, YouTube, sampai komunitas online.

Gen Z juga dikenal cepat banget bikin tren baru. Mulai dari fashion, musik, bahasa gaul, meme, sampai gaya hidup digital semuanya bergerak super cepat.

Di sisi lain, dunia bisnis juga mulai serius ngelirik Gen Z sebagai pasar utama.

Soalnya generasi ini punya pola konsumsi yang beda dibanding generasi sebelumnya. Mereka cenderung lebih digital, suka hal yang praktis, cepat bosan sama brand, tapi juga lebih peduli soal pengalaman dan autentisitas.

Nggak heran kalau sekarang bisnis berbasis digital seperti live commerce, ekonomi kreator, AI, fintech, gaming, sampai brand lokal makin berkembang cepat karena mengikuti kebiasaan Gen Z.

Pengaruh Gen Z juga diprediksi bakal makin besar di dunia kerja.

Dalam beberapa tahun ke depan, mereka bakal mendominasi angkatan kerja produktif Indonesia. Skill digital, kemampuan adaptasi teknologi, sampai pemahaman AI diperkirakan bakal jadi kebutuhan dasar.

Sementara di ranah politik, jumlah Gen Z yang besar bikin suara mereka makin diperhitungkan.

Sebagian besar Gen Z sekarang sudah punya hak pilih. Karena itu, isu yang dekat dengan anak muda seperti lapangan kerja, pendidikan, internet, kesehatan mental, dan biaya hidup diprediksi bakal makin sering muncul di ruang politik.

Meski begitu, besarnya jumlah Gen Z juga jadi tantangan tersendiri.

Kalau pendidikan, lapangan kerja, dan kualitas SDM nggak siap, bonus demografi yang sering dibahas bisa berubah jadi tekanan sosial baru.

Karena itu, pertanyaannya sekarang bukan lagi soal berapa banyak jumlah Gen Z di Indonesia.

Tapi apakah Indonesia benar benar siap menghadapi generasi terbesar dalam sejarahnya ini.

Posting Komentar