Waktu itu, dunia seperti dipaksa berhenti dan pindah ke rumah. Kantor pindah ke Zoom, rapat pindah ke Google Meet, tanda tangan pindah ke PDF. Awalnya kacau, tapi lama-lama orang terbiasa. Pertanyaannya, apakah WFH itu membuat kerja jadi lebih produktif?
Jawabannya tidak hitam putih. Banyak orang merasa lebih produktif karena tidak perlu kena macet, tidak perlu bangun terlalu pagi, dan bisa kerja lebih fokus tanpa gangguan kantor. Waktu 2–3 jam di jalan bisa berubah jadi waktu kerja atau waktu istirahat.
Tapi di sisi lain, tidak sedikit yang justru merasa kerja jadi lebih lama. Karena kerja dari rumah, batas antara kerja dan hidup pribadi jadi kabur. Jam 8 malam masih balas chat kantor, Sabtu masih buka laptop. Secara jam, kerja terasa lebih panjang, tapi belum tentu lebih produktif.
Dari sisi sosial, ini juga menarik. Kantor itu sebenarnya bukan cuma tempat kerja, tapi tempat ketemu orang, ngobrol, bercanda, makan siang bareng, ngerasa jadi bagian dari tim. WFH membuat kita lebih dekat dengan rumah, tapi juga bisa membuat kita jauh dari dunia sosial. Tidak semua orang kuat kerja sendirian terus-menerus. Ada yang justru stres karena merasa sendirian.
Lalu dari sisi ekonomi, efeknya ke mana-mana. Kalau orang tidak ke kantor, maka: BBM berkurang, kemacetan berkurang, polusi turun. Tapi warung makan sekitar kantor sepi. Ojek dan transportasi umum penumpangnya turun. Pedagang kecil yang biasa jualan di area perkantoran ikut turun omzetnya.
Jadi WFH itu bukan cuma soal kerja dari rumah, tapi mengubah perputaran uang. Uangnya tidak hilang, tapi pindah tempat. Dari yang tadinya muter di kawasan perkantoran, pindah ke kawasan perumahan.
Karena itu, WFH tiap Jumat ini sebenarnya menarik. Ini seperti jalan tengah. Tidak full WFH, tidak full WFO. Orang masih tetap ke kantor, masih ada interaksi sosial, tapi juga ada satu hari untuk kerja lebih fleksibel dan mengurangi energi transportasi.
Bisa jadi ini bukan cuma kebijakan sementara karena konflik energi. Bisa jadi ini adalah tanda bahwa cara kerja memang sedang berubah. Dulu orang kerja harus datang ke kantor. Sekarang, yang penting bukan lagi hadir di kantor, tapi apakah pekerjaannya selesai dan hasilnya ada.
Masa depan kerja sepertinya bukan WFH total dan bukan WFO total, tapi hybrid. Campuran. Sebagian di kantor, sebagian di rumah. Dunia kerja sedang berubah pelan-pelan, dan kebijakan WFH tiap Jumat ini mungkin kelihatan kecil, tapi sebenarnya bagian dari perubahan besar cara manusia bekerja dan hidup.
Posting Komentar