Mahasiswa Unpam Kembangkan Sistem Absensi Digital Berbasis QR Code dan Geofencing di SMK Mulia Buana

Daftar Isi

 

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang saat melaksanakan kegiatan Kerja Praktik di SMK Mulia Buana Parung Panjang, Bogor (Foto: Rayantara)

BOGOR – Transformasi digital di lingkungan pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem administrasi yang lebih efisien dan akurat. Menjawab kebutuhan tersebut, tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam) mengembangkan sistem absensi berbasis website menggunakan teknologi QR Code Dinamis dan Geofencing di SMK Mulia Buana Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Proyek tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kerja Praktik yang dilaksanakan oleh Rama Arisandi, Najwa Meyda, dan Muhammad Tafarel Akbar. Melalui pengembangan sistem ini, mereka berupaya menghadirkan solusi digital yang mampu mempermudah pengelolaan kehadiran guru dan siswa secara lebih modern, aman, dan terintegrasi.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di sekolah, proses absensi sebelumnya masih membutuhkan waktu cukup panjang dalam pencatatan, pengolahan, hingga pelaporan data. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi, serta penggunaan kertas yang berlebihan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim mahasiswa merancang sistem absensi digital yang dapat diakses melalui berbagai perangkat, mulai dari komputer hingga smartphone. Salah satu fitur unggulannya adalah penggunaan QR Code Dinamis yang akan berubah secara berkala sehingga mengurangi risiko penyalahgunaan atau titip absensi.

Selain itu, sistem juga dibekali teknologi Geofencing yang memungkinkan absensi hanya dapat dilakukan ketika pengguna berada dalam radius lokasi sekolah yang telah ditentukan. Fitur ini menjadi lapisan validasi tambahan untuk memastikan kehadiran dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah.

Dalam pengembangannya, tim memanfaatkan sejumlah teknologi modern, antara lain Golang sebagai backend, Next.js untuk frontend, MySQL sebagai basis data, serta REST API sebagai penghubung antarsistem. Seluruh fitur kemudian diuji menggunakan metode Black Box Testing guRayantarana memastikan fungsi berjalan sesuai kebutuhan pengguna.

Tak hanya mencatat kehadiran, sistem ini juga menyediakan dashboard monitoring dan laporan absensi yang tersimpan secara otomatis. Dengan demikian, pihak sekolah dapat memantau tingkat kehadiran guru maupun siswa secara real time dan lebih terstruktur.

Sistem yang telah diimplementasikan dan dapat diakses secara daring melalui www.absensimuliabuana.web.id tersebut menjadi bukti bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi langsung dalam mendorong digitalisasi pendidikan. 

Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi sekolah sekaligus menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan lingkungan pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sumber: Rayantara

Posting Komentar